Tips Perawatan Mobil Injeksi Agar Tetap Prima dan Awet

Perawatan Mobil Injeksi – Merawat kendaraan secara berkala tentu saja sudah menjadi kewajiban untuk anda yang mempunyai mobil. Perawatanjuga bisa anda lakukan sendiri di rumah ataupun dengan membawanya pada bengkel dengan rutin. Tiap jenis mobil memiliki perawatan yang bebreda-beda sepadan dengan spesifikasi mobil. Jika sesuai sistem pembakarannya, mobil dibagi menjadi dua jenis. Ada yang memakai sistem pembakaran karburator kemudian ada yang memakai sistem pembakaran injeksi. Rata rata mobil baru sekarang ini memakai sistem injeksi. Walaupun dirancang menggunakan konsep perawatannya serta penyetelan yang minim. Akan tetapi mesin injeksi tetap sebaiknya diperhatikan.

Perawatan Mobil Injeksi

1. Membersihkan Throttle Body

Hal utama yang dapat anda lakukan guna perawatan mobil injeksi yaitu dengan selalu membersihkan bagian throttle body. Bagian ini punya fungsi guna mengatur keluar masuknya udara yang masuk pada bagian mesin. Apabila filter udara tidak selalu dibersihkan, terlebih lagi dengan lingkungan sekitar yang berdebu maka akan menjadikan gum/jelaga melengket di bagian throttle body. Apabila dibiarkan terus menerus pastinya menjadikan kerja sensor throttle menjadi buruk dan menjadikan putaran pada mesin kendaraan jadi tak seimbang. Gum agaklengket dibersihkan, akan tetapi anda dapat menjumpai cairan khusus untuk membersihkannya pada toko. Dianjurkan anda memilih cairan khsuus yang memang digunakan untuk mesin injeksi.

Guna membersihkannya, anda dapat menyemprot langsung cairan pada throttle pada saat mesin dihidupkan dan jangan sampai mesin mobil menjadi mati. Skep kabel gas bisa anda tahan dengan memakai tangan sekaligus anda menyemprotkan cairan pembersih itu pada throrrle. Apabila sudah bersih, anda dapat segera mematikan pada mesin kendaraan. Tunggulah sampai sekitar 15 menit dan selanjutnya anda coba untuk menghidupkan lagi mesin kendaraan dan cobalah untuk memainkan pedal dalam putaran 5000-6000 rpm. Hal ini supaya menjadikan sisa kerak bisa terkikis dan terbuang lewat saluran gas pembuangan.

Baca Juga  Daftar Harga Resmi Mobil Mazda Semua Tipe Terbaru 2017

2. Terminal Aki

Nyawa pada mesin injeksi tumpuannya berada di pasokan listrik yang stabil. Dan tidah hanya alternator, situasi aki juga harus dijaga supaya suplai tegangan ke ECU serta sensor jalan normal pada waktu pertama kali mesin distart. Tidak hanya periksa bagian volume air aki, terminalnya juga sebaiknya bebas dari kotoran dan kerak. Suplai tegangan yang terhambat untuk kekuatan ECU serta mesin berputar tidak normal ketika distart. Terminal sebaiknya dibersihkan memakai cairan penetran semprot kemudian jagalah pelumas supaya tak cepat mengakibatkan kerak putih pada bagian terminal. Dianjurkan tak melepas terminal aki khususnya pada mobil-mobil injeksi mutakhir yang dilengkapi dengan immobilizer. Karena, melepas terminal aki terlalu lama kurang lebih 5 sampai 15 menit dan akan mengunci ECU. Namun memerlukan sistem pembuka yang hanya terdapat pada bengkel resmi.

3. Bersihkan Bagian Sensor

Paling tidak terdapat kurang lebih sekitar 10 sensor yang ada pada mesin injeksi mobil. Mulai dari nosel injektor, idle, sensor pengapian, suhu air pendingin, dan masih banyak lagi sensor lainnya. Guna tau akan komponen ini caranya sangat mudah, sebab seluruh bagian tersebut punya kabel yang terhubungkan dengan ECU. Pada saat kondisi konektor kotor, maka anda harus membersihkannya. Beberapa dari sensor juga akan mudah dilakukan caranya dengan mencabut konektornya saja sesudah anda menekan klip pengunci.

Baca Juga  Mobil Toyota Terbaru Harga Dibawah 100 Juta 2017

Akan tetapi, pada beberapa sensor yang telah dilengkapi dengan klip pengunci dengan bahan kawat. Jadi pada model seperti ini anda terlebih dulu harus mencungkilnya sebelum menarik konektor supaya bisa lepas dari dudukannya. Selanjutnya pasang lagi klip kawat pada tempatnya sebelum anda mencolokkan konektornya lagi. Semprot cairan pembersih di poin kontak yang terdapat pada tengah konektor sampai kondisinya bersih. Posisi dari konektor setiap mobil berbeda satu dengan yang lainnya. Jadi, anda harus memastikannya terlebih dahulu.

4. Penyetelan Karbonmonoksida

Cara perawatan mobil injeksi yang selanjutnya yaitu dengan melakukan penyetelan karbonmonoksisa atau CO. Anda juga dapat melakukannya dengan memakai engine analyzer dalam mengukurnya. Pengukuran ini dibutuhkan untuk mengetahui proses pembakaran yang ada pada dalam mesin. Apakah prosesnya sudah berjalan sesuai atau belum. Perhatikan pada saat anda melakukan penyetelan, ideal nya yaitu berada pada bawah 1%. Apabila tidak maka anda harus melakukan penyetelan ulang dalam sistem pasokan bensin, pengapian, dan juga pada udara mobil.

error: Content is protected !!