Cara Mengganti Oli Mobil Dengan Cepat dan Mudah

Mengganti Oli Mobil Dengan Cepat – Oli mobil sangat berperan penmting dalam menjaga performa mesin kendaraan ataupun rem. Jika tidak menggunakan oli, mesin tidak akan bisa berjalan dengan mulus. Tak lain dengan rem mobil yang juga perlu oli untuk menjaganya tetap beroperasi dengan semestinya. Dengan menggunakan oli, rem dan mesin akan ada pelumasnya sehingga saat terkena gesekan akan tetap awet dan terjaga. Untuk menjaga mobil supaya tetap awet, oli harus diganti dengan berkala. Paling tidak 3 bulan sekali atau kurang lebih 5000 km.

Mengganti Oli Mobil Dengan Cepat

Dalam mobil dengan mesin diesel yang berjalan dalam kecepatan renda memiliki temperatur yang lebih tinggi dari pada dengan mobil bermesin bensin. Bagi anda yang hendak mengganti oli mobil dengan cepat di rumah, sebenarnya dapat dilakukan dengan sangat mudah dan pastinya lebih irit dari pada anda mengganti oli di bengkel. Berikut ini cara mengganti oli mobil dengan cepat di rumah untuk perawatan mobil anda.

Membuang Oli Lama

Pembuangan oli lama, pastinya Anda harus mengeluarkan oli dari dalam kendaraan tersebut. Dapat menggunakan dongkrak atau penyanggga dalam mengangkat mobil untuk mempermudah proses ini. Terlebih dahulu panaskan mobil kurang lebi 2 sampai dengan 3 menit. Ini bisa anda lakukan supaya oli menghangat serta menjadi semakin encer. Siapkan juga beberapa peralatan yang diperlukan. Misalnya seperti oli baru serta tempat untuk menampung oli bekas.

Baca Juga  Modifikasi Motor Trail Bebek Inspiratif Terbaru 2017

Sediakan kunci sok serta senter dalam memudahkan proses mengganti oli mesin ataupun oli rem. Buka penutup oli.Selanjutnya letakkan baki tempat menampung oli di bawah bak oli dan buka baut penutup bak oli. Letak baut itu pada bawah mesin, antara lain baut yang posisinya paling dekat dengan mesin. Sesudah Anda membuka baut itu, biarkan oli lama mengalir pada baki kemudian tunggu sampai semua oli pada mesin keluar.

Mengganti Saringan Oli

Dengan mengecek dan mengganti oli saja sebenarnya belum cukup. Supaya mesin bisa bekerja lebih baik, lebih baiknya Anda mengganti bagian saringan oli. Letak saringan oli ini pada umumnya terdapat di bagian depan, samping ataupun belakang mesin. Ciri-cirinya yaitu berwarna putih, hitam atau biru yang mana bentuknya silinder selebar 8 cm dengan panjang 10 sampai dengan 15 cm. Jika dikatakan bentuknya mirip dengan kaleng makanan. Sesudah menjumpai saringan oli itu, lepaskan dari tempatnya, caranya dengan memutarnya berlawanan dengan arah jarum jam.

Anda bisa melakukan dengan perlahan kemudian pastikan untuk memegangnya dengan kuat. Saringan baru sebaiknya segera anda siapkan, lalu anda bisa mengoleskan pada area sekitar seal lingkaran saringan baru dengan memakai oli serta pasang saringan oli baru itu. Untuk saringan oli, saat memasangnya anda jangan keadaan terlalu kencang.

Tuangkan Oli Baru

Anda sebaiknya menuangkan oli baru melalui lubang pengisian. Salah satu cara ganti oli yang harus Anda ketahui dalam tahapan ini yaitu pastikan untuk memakai oli yang tepat kemudian menuangkannya sesuai dengan petunjuk pemakaian mobil. Pada buku penggunaan mobil, sudah terdapat petunjuk petunjuk yang bisa anda ikuti. Apabila telah selesai menuangkan oli, pasang lagi tutup pengisian oli kemudian bersihkan tetesan oli.

Baca Juga  Mewujudkan Kota Unggul dalam Pelayanan Kesehatan "Inspirasi 60 Tahun Astra"

Lalu, nyalakan mesin serta perhatikan indikator tekanan oli. Anda harus mengecek dan memastikan bahwa indikator itu dalam kondisi mati. Sebaiknya periksa apakah terdapat tetesan oli yang keluar pada bagian mesin. Jika pada mobil anda terdapat tetesan-tetesan oli, itu artinya baut penutup ataupun saringan oli tidak terpasang dengan semestinya.

Buang Oli Bekas

Hal yang juga memiliki penting saat mengganti oli mobil yaitu membuang oli bekas. Karena oli merupakan zat kimia dan bisa membahayakan apabila tidak ditangani dengan benar. Jangan asal membuang oli bekas dengan asal asalan. Sebelum membuangnya, lebih baik memasukkan oli itu pada wadah lalu tutup rapat. Tempat pembuangannya juga khusus, yaitu di tempat penampungan misalnya saja di bengkel.

Lalu, untuk saringan oli bekasnya, Anda dapat memberikannya ke toko penjual saringan oli. Namun setiap bengkel tidak selalu mau menerima hal tersebut. Jadi, terlebih tanyakan terlebih dahulu pada bengkel atau toko saringan oli, tempat Anda akan membuang oli bekas serta saringan bekas.

error: Content is protected !!