Tips dan Cara Merawat Mesin Motor Supaya Tetap Tahan Lama

Cara Merawat Mesin Motor – Sekarang ini kendaraan sepeda motor sering disebut raja jalanan sebab jalan raya lebih banyak didominasi oleh motor. Selain itu juga harganya yang relatif lebih murah jika dibandingkan sebuah mobil, motor juga termasuk kendaraan yangterbilang praktis dan juga lebih fleksibel jika dibawa kemana-mana. Untuk perjalanan jauh anda pastinya membutuhkan motor yang memiliki mesin yang awet dan tahan lama agar tidak mudah macet. Saat ini juga sudah cukup banyak motor yang memiliki volume silinder lebih besar dan juga memakai sistem pendingin misalnya saja seperti water cooler.

 Cara Merawat Mesin Motor

Namun, banyak kejadian terkadang seseorang kurang memperdulikan dan kurang memperhatikan motornya sebab kesibukannya. Sebenarnya dengan sedikit meluangkan waktu guna melakukan perawatan, biaya dalam perawatan motor yang lebih tinggi dapat terhindarkan. Motor yang baik yaitu motor yang terawat dan nyaman saat dikendarai, motor yang terawat juga akan punya harga jual yang tinggi pada saat akan kita perjualkan. akan tetapi, banyak yang tidak mengetahui bagaimana cara merawat mesim motor supaya tetap awet. Ada juga yang tanpa sadar kerap melakukan hal- hal yang bisa mengurangi kualitas dari kendaraan mereka. Oleh sebab itu, akan diulas mengenai cara merawat mesin motor agar tetap awet atau tahan lama walaupun sering digunakan.

Perawatan Di Pagi Hari

Pada waktu akan memakai motor, dianjurkan dipanaskan dahulu mesinnya, hal ini bertujuan supaya menjadikan mesin menjadi awet. Cara memanaskan mesin motor sebaiknya jangan langsung dengan starter listriknya. Akan tetapi, pakailah dahulu starter kaki pada saat keadaan kontak mati. Kemudian starter motor saat kontak hidup, panaskan mesin motor kurang lebih 5- 10 menit dahulu sebelum dipakai. Jangan memakai starter listrik saat memanaskan motor di pagi hari. Karena bisa menjadiakn suara mesin motor menjadi semakin keras dan tidak awet.

Baca Juga  Daftar Harga Motor Honda Terbaru dan Terupdate Sepanjang Tahun 2017

Tips Mengganti Oli Sepeda Motor

Kendaraan sebaiknya menggunakan oli dengan kekentalan standar SAE. Namun, banyak oli yang dijual dipasaran telah memenuhi standard untuk dipakai iklim yang ada di Indonesia. Sehingga Anda sebenarnya juga tidak perlu khawatir akan memperoleh standard oli yang kurang pas untuk motor Anda. Sebaiknya anda memperhatikan kapan waktu mengganti oli motor yang sesuai. Hal demikian ini pada umumnya sudah disertakan pada keterangan pada kemasan oli yang Anda beli. Pergantian oli pada waktu sudah melebihi batas kilometer penggunaan bisa berdampak tidak baik untuk mesin motor. Oli yang sudah melewati batas akan jadi encer serta tidak sesuai dengan kondisi yang jauh lebih parah oli akan terus berkurang.

Pada umumnya, orang akan mengganti oli motor sesuai lamanya penggunaan motor, pada umumnya berdasarkan hitungan bulan. Akan tetapi, cara seperti ini bisa saja tidak baik juga untuk mesin motor. Sebab dalam keadaan tertentu kita juga jarang memakai motor atau di waktu lainnya yang begitu sering. Terlalu cepat dalam mengganti oli termasuk pemborosan serta telat mengganti oli juga begitu buruk untuk mesin motor. Disiplin saat mengganti oli motor serta berpedoman di batas kilometer penggunaan oli tersebut akan menjadikan motor tetap selalu prima.

Baca Juga  Spesifikasi Dan Harga Yamaha MT-25 Terbaru 2017

Menggunakan Bensin Berkualitas

Kualitas bensin juga sangat berpengaruh pada kualitas mesin motor anda. Maka dianjurkan saat mengisi bensin motor sebaiknya pada tempat pengisian bensin yang dikelola pemerintah. Tak hanya kualitas baik, pastinya aman untuk kendaraan bermotor anda.

Gunakan Onderdil Asli

Untuk pecinta motor umunya sering mengganti onderdil motornya agar tampil berbeda. Jika demikian, gunakanlah onderdil yang asli , jangan memakai onderdil imitasi. Motor yang baru dalam onderdilnya yaitu yang paling baik. Jadi jangan mudah menggantin orderdil dengan yang tidak asli.

Cara Pemakaian Sepeda Motor

Sebagai pengendara sepeda motor, jangan suka menggeber-geberkan gas motor Anda atau dengan melakukan tarikan gas dengan cara spontan. Perilaku seperti ini akan menjadikan semakin mempercepat keausan dalam bagian rantai mesin. Kemudian juga pada katup bahan bakar, pada kopling, piston serta dalam stang piston. Khususnya jika Anda memakai motor dengan teknologi mesin 4 langkah.

error: Content is protected !!